Selasa, 31 Desember 2013

Michi 6

Perjalanan dari Surabaya menuju Kota Malang kurang lebih memakan waktu 2 jam dengan kereta, memang Aku dan yang lainnya memilih naik kereta cepat. Kami berangkat dari Surabaya tepat pukul 7.00 pagi.
"Sudah lama sekali aku tidak npergi naik kereta." ujarku mengawali pembicaraan.
"Eh??..Benarkah??.." sahut kak Anna "Memang kapan kau terakhir kali naik kereta?."
"Kalau tidak salah.." aku mencoba mengingat "Waktu aku masih kelas 4 SD, waktu itu liburan sekolah tempat Ibuku bekerja ke Bandung."
"Ahh..kau membuatku iri saja Tyo." sela Evie "Aku dari dulu ingin sekali pergi ke sana, tapi setiap aku menabung..selalu ada godaannya."
Karena hari sabtu banyak orang yang pergi menggunakan kereta, jadi kereta hari ini cukup ramai, meskipun demikian suasana di kereta ini sangat nyaman dan tenang, kabinnya pun cukup bersih. Dari jauh aku melihat kondektur kereta sudah mulai berjalan untuk memeriksa karcis. Tetapi hal di luar du gaanku terjadi.
"Gawat di mana karcisku?." tanyaku gelisah, karena aku melihat kondektur kereta sudah sampai di gerbong depanku.
"Apa ada yang salah tyo?." tanya kak Anna.
"Sepertinya aku lupa menyimpan karcisku." jawabku
"Memang kau tadi menyimpannya di mana Tyo?." tanya Evie "Dasar kau ceroboh sekali."
Aku hanya bisa tersenyum kecut kepada teman-temanku. Akupun semakin gelisah karena kondektur sudah sampai di gerbong tempat kami.
"Hey..Tyo kalau kau membuat kita turun di stasiun berikutnya, kau harus menanggung biaya menuju ke Malang." Dwi membuatku semakin panik.
"Kau jangan ngomong sembarangan dasar payah." Belaku "Aku ingat menyimpannya di saku
 celanaku."
"Cobalah untuk tenang Tyo." Kata kak Anna menenangkan "Aku yakin karcismu masih di situ."
Aku melihat ke arah kondektur kereta, dia tinggal beberapa kursi lagi, dan aku mencoba mengikuti saran kak Anna untuk tenang dan sekali lagi memeriksa satu per satu.
"Ah..ketemu !." ucapku senang.
"Sudah Aku bilangkan?."tukas kak Anna "semua akan baik-baik saja jika kau tenang."
"Dasar kau memang ceroboh tyo." kata Evie menyindir
Aku berterima kasih pada kak Anna dan meminta maaf pada semuanya. Apa yang di katakan kak Anna memang benar adanya. Mungkin masalah bukanlah hal yang kita inginkan kadang berat dan menyakitkan, tetapi jika kita tenang saat menghadapi setiap masalah dengan tenang semua akan baik-baik saja.
Pak kondektur telah memeriksa tiketku dan yang lainnya, perjalanan tinggal 1 jam lagi. Aku dan yang lainnya sangat menikmati perjalanan hari ini. Sepanjang perjalanan kami bercerita, bercanda dan bertukar pikiran tentang berbagai macam hal. Akupun banyak belajar dari cerita-cerita tentang kehidupan mereka, suka ataupun duka. Aku merasa Ini adalah perjalanan yang terbaik dan sangat menyenangkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar